Pages

Sunday, 31 March 2013

Pernah Ada


Kamu pernah ada. Terutama ketika aku sedang membutuhkan teman untuk berbicara, dan kamu tiba-tiba saja di sana. Mengajakku tertawa dengan kekonyolan-kekonyolanmu sampai aku lupa bahwa sebenarnya kita tidak pernah benar-benar bersama. Aku di sini, kamu di sana.

Kamu pernah ada. Dalam doa-doaku, agar suatu hari Tuhan tidak hanya menumbuhkan perasaan menjengkelkan berupa kenyamanan yang saat ini aku rasakan. Aku meminta lebih, layaknya manusia umumnya. Aku minta diberi kesempatan agar kelak kita diberi kesempatan untuk saling jatuh cinta, lalu bahagia lebih lama dari selamanya. Terkesan seperti roman, tapi aku bilang itu harapan.

Kamu pernah ada. Dalam kata-kata yang aku rangkai dengan tersenyum-tersenyum sendiri, atau dengan merasakan sesak di dada. Tergantung apakah rangkaian kata itu sedang menggambarkan detail tentang kamu atau sedang menggambarkan harapanku yang tetap hanya selalu menjadi 'harapanku'.

Kamu, terima kasih sudah pernah ada. Terima kasih sudah memberi banyak tawa. Terima kasih sudah menaruh puluhan giga byte memori ke hard disk kepalaku. Aku tidak pernah harus berpura-pura menjadi orang lain ketika bersamamu.

Kalau ada yang bertanya apa hal terbaik yang pernah terjadi kepadaku, aku akan menjawab momen-momen percakapanku denganmu.

Dan kalau ada yang bertanya apa aku bahagia melewati semuanya? Aku akan menjawab, "Ya. Aku bahagia..."

Tapi kalau semua kata pernah di semua paragraf di atas dihapus, aku pasti lebih berbahagia.

- namarappuccino.com -

Friday, 9 November 2012

Copas from Lintang


Sungguh, cinta sejati tak lahir dalam kejapan
Ia lahir bukan oleh paksaan
Sungguh, cinta sejati berjalan lambat dan pelan
Ia berjalan dalam panduan panjang dan pancangan tiang
Cinta sejati lahir karna mantapnya niat, teguhnya tujuanCinta sejati tak kan sirna dan pudar ikatan


Lihatlah! Bagaimana yang tumbuh cepat
Ia segera tumbang dan sekarat
Lihatlah! Aku ini tanah gersang
Tak gampang bagi tanaman tumbuh berkembang
Tapi sekali tanaman bertahan, ia tak gampang tumbang
Atau dirobohkan, karna akarnya kuat mencengkeram


- Ibnu Hazm El Andalusy -
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada 
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana 
Dengan kata yang tak sempat diucapkan 
Kayu kepada api yang menjadikannya abu
God
Always
Listening
And
Understanding
Jika engkau menjumpai orang, yang ia sudah tahu dirimu, kenal dirimu, faham aibmu, dan engkau pernah tiga kali membuatnya kecewa atau marah, tapi ia tidak pernah menyebut dirimu di depan orang lain selain kebaikanmu, jadikan ia sahabat sejati. -Ja'far As Shadiq
Suatu hari nanti, kalian semua akan jatuh cinta tanpa dibuat-buat.
Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.
Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan. 
Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati.
Yang membuat kalian menjadi diri kalian sendiri. Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura. Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.