Pages

Friday, 9 November 2012

Love lives for a reason and leaves with a lesson

Sunday, 4 November 2012

Reflection - Christina A.

Look at me,
You may think you see who i really am
But you'll never know me
Everyday its as if I play a part
Now i see if i wear a mask
I can fool the world but i cannot fool my heart

Who is that girl i see staring straight back at me
when will my reflection show who i am inside

I am now in a world where i have to hide my heart
and what i believe in
but somehow i will show the world what's inside my heart
and be loved for who i am

Who is that girl i see staring straight back at me
why is my reflection someone i don't know
must i pretend that I'm someone else for all time
when will my reflection show who i am inside

There's a heart that must be free to fly
that burns with a need to know the reason why
why must we all conceal what we think
how we feel
must there be a secret me I'm forced to hide

I won't pretend that I'm someone else for all time
when will my reflection show who i am inside
when will my reflection show who i am inside
akan ada saat dimana kamu hanya teringat oleh masa-masa itu, namun kamu tidak ingin kembali lagi ke dalam masa-masa itu :')

Dua Orang

Dua orang yang saling mengerti, namun tidak saling memiliki
Dua orang yang saling memikirkan, tapi tak pernah berani mengutarakan.
Dua orang yang saling perhatian, tapi berusaha untuk tidak ketahuan.
Dua orang yang bertanya dalam hati, 'Apakah dia memiliki perasaan yang sama?', tapi tak pernah berani menanyakannya. 
Dua orang yang berusaha saling menjauh, sekaligus saling merindukan satu sama lain.
Dua orang yang saling merindukan, tapi tak bisa mengatakan karena masing-masing sudah berpasangan.
Dua orang yang masih menyesali kenapa mereka dulu tidak mengusahakan untuk bersama.  
Dua orang yang berbicara tentang saling mencintai, tetapi tidak ada yang mengerti karena mereka menggunakan bahasa hati mereka sendiri.
Dua orang yang entah sampai kapan saling mencintai tapi berpura-pura tidak peduli.

Keping - Kamu dan Tentang Mencintai

1.  Sederhana itu mencintaimu. Rumit itu ketika yang merasakannya tidak hanya aku.

2. Kelak kalau alasanku menunggumu sudah habis, aku pasti berhenti melakukan itu.

3. Bahagia itu, menjaga bahagiamu.  

4. Kasihani hatimu kalau tidak mau berhenti mencintai seseorang yang tidak memedulikanmu.

5.Mencintai adalah tidak memikirkan diri sendiri.

6.Satu-satunya kekalahan yang tidak pernah kusesali adalah ketika hatiku menyerah pada perhatianmu.

7.Dia tahu kamu mencintainya, dia hanya tidak peduli.

8.Lelah menunggunya sudah, berhenti berharapnya belum.

"Berhenti Mencintaimu"

Jangan bertanya kenapa aku melakukan itu karena aku tidak punya jawabannya. Aku hanya tahu, bahwa hatiku memang kecil, tapi cukup besar untuk menampung semua hal tentangmu.

Jadi biarkan aku tetap memperhatikanmu. Biarkan aku melakukan kebodohan-kebodohan dengan bersedia melakukan apa pun untukmu, seperti sedetik setelah kamu menelepon memintaku datang, aku segera mengambil jaket dan helmku untuk segera menemuimu. Atau juga seperti menemanimu tengah malam hanya untuk berbicara hal-hal tidak penting. Karena menurutku, sebodoh apa pun percakapan kita, itu adalah waktu yang sangat berharga. Tidak boleh kusia-siakan.

Dan di sela-sela percakapan itu, kalau kamu melihatku menarik napas panjang, itu aku mencintaimu, hanya saja lalu menyadari bahwa tidak seharusnya melakukan itu.

Jadi seperti ini, pernahkah kamu mencoba sekuat tenaga untuk berhenti mencintai seseorang, tapi lalu melihat senyumnya, dan menyadari kalau menyangkut apa pun tentang dia, ternyata hatimu rapuh sekali? Ya, aku sering mencobanya, dan selalu pada kesimpulan yang sama berulang kali. Bahwa menyangkut apa pun tentangmu, hatiku ternyata rapuh sekali.

Jadi,  kapan pun ada kesempatan untuk bertemu atau berbincang denganmu aku akan mengambilnya. Meluangkan sebanyak waktu yang aku bisa dan menikmatinya. Karena di waktu-waktu itu adalah kesempatan terbaikku untuk mengutip setiap gerakanmu agar bisa kuingat lagi satu per satu kalau-kalau aku rindu. Siapa tahu nantinya tak ada kesempatan lainnya untuk bertemu denganmu?


(Kalau kamu suatu hari sesekali mengingatku, yang harus kamu tahu adalah aku pernah setiap hari melakukan itu.)

Biarkan saja aku melakukan itu. Kamu tidak harus memahaminya. Kamu hanya harus mengerti bahwa seringkali aku menganggap bahwa napasku ini untukmu. Jadi tetaplah di sini. Belajar menerimaku. Belajar menerima bahwa aku tidak bisa berhenti memperhatikanmu. Karena kamu pasti tidak tahu beratnya belajar mencintai orang lain sementara aku tak bisa berhenti memikirkanmu. Mungkin akan ada waktunya aku harus melepaskanmu. Tapi nanti. Terima aku sebentar lagi. Tapi, kalau nanti aku tetap tidak bisa lupa, maukah kamu mengajariku untuk menyerah saja?

Karena di tulisan ini, aku bisa saja menulis "Berhenti mencintaimu". Dan itu sangat mudah. Sayangnya, prakteknya tidak pernah semudah menuliskannya.

Love

Kata pak Abe, 
Yang namanya cinta itu gak akan pernah hilang. Kamu hanya bisa mengatakan dimulut saja kalau "kamu sudah tidak mencintainya", namun hatimu tetap berkata bahwa "kamu masih mencintainya". Bagaimanapun itu keadaannya"